Senin, 02 Januari 2012

Tugas Pemasaran Bab 7

STRATEGI  PENETAPAN  HARGA


Pengertian Harga ( Price )

       Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan sebuah produk atau jasa .
Dalam bauran pemasaran ,harga merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi  pemasaran suatu produk. Tinggi rendahnya harga selalu menjadi perhatian utama para konsumen saat mereka mencari suatu produk. Sehingga harga yang ditawarkan menjadi bahan pertimbangan khusus , sebelum mereka memutuskan untuk membeli barang maupun menggunakan suatu jasa .


Strategi Penetapan Harga

        Dalam menentukan harga, setiap usaha mungkin memiliki strategi yang berbeda – beda. Namun setiap strategi yang mereka jalankan masih memiliki tujuan yang sama. Pada dasarnya tujuan penetapan harga memiliki empat orientasi, antara lain yaitu :

1). Tujuan berorientasi pada laba
Setiap usaha selalu memilih penetapan harga yang bertujuan menghasilkan laba paling banyak. Namun karena besarnya persaingan, sehingga suatu usaha sering kesulitan dalam memastikan harga yang dapat menghasilkan laba paling banyak. Sebagai solusinya para pelaku usaha  menggunakan pendekatan target laba, yaitu besar laba yang sesuai dengan sasaran laba .

2). Tujuan berorientasi pada volume
Penetapan yang berorientasi pada volume, bertujuan menetapkan harga untuk mencapai target volume penjualan atau pangsa pasar tertentu. Biasanya harganya lebih murah, dibandingkan harga yang berorientasi pada laba .

3). Tujuan berorientasi pada citra / image
Yaitu penetapan harga yang bertujuan membentuk citra atau image produk dari suatu usaha. Misalnya dengan memberikan harga paling rendah untuk menanamkan image murah pada produk yang Anda tawarkan .

4). Tujuan berorientasi pada stabilitas harga
Bertujuan untuk menjaga kestabilan antara harga produk suatu usaha  dengan harga yang dimiliki para pesaingnya .



Beberapa cara / strategi penetapan harga yang dapat digunakan :

1).   Strategi  Penetapan  Harga  Produk  Baru
    Dalam menetapkan harga produk baru, usahakan menentukan harga yang dapat menarik minat pasar. Ada 2 cara yang dapat digunakan dalam menetapkan harga produk baru, yaitu sebagai berikut :

·        Skimming price
Yaitu menetapkan harga yang tinggi pada produk baru, dengan disertai promosi yang besar – besaran. Kemudian semakin lama, harganya akan semakin turun. Misalnya pada produk elektronik seperti handphone, laptop, ataupun komputer.
·        Penetration price
Penetration price adalah kebalikan dari skimming price, dengan menetapkan harga awal serendah mungkin untuk meraih pangsa pasar yang luas menjangkau semua kalangan guna membangun image pada konsumen.  

2).   Strategi penerapan harga produk yang sudah lama di pasaran
        Untuk penetapan harga produk lama yang sudah beredar dipasaran, biasanya dapat berubah harga jika dipengaruhi adanya perubahan lingkungan pasar ataupun adanya pergeseran permintaan konsumen. Untuk mengatasi faktor tersebut, para produsen menggunakan 3 strategi penetapan harga sebagai berikut :
·        Untuk mempertahankan posisi dalam pasar serta image yang telah tertanam di masyarakat, produsen menggunakan strategi untuk tetap mempertahankan harga yang ada di pasaran .

·        Produsen menurunkan harga, namun jika menggunakan strategi tersebut produsen harus memiliki cadanganbiaya yang besar karena harus menerima keuntungan yang kecil .


·        Menaikan harga produk, strategi ini dilakukan suatu usaha untuk mempertahankan keuntungan yang diperoleh di tengah naiknya biaya produksi  .


Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Harga

A .    Kurva  Permintaan

        Kurva yang menunjukkan tingkat pembelian pasar pada berbagai harga. Kurva tersebut menjumlahkan reaksi berbagai individu yang memiliki kepekaan pasar yang beragam. Langkah pertama dalam memperkirakan permintaan karena itu adalah memahami faktor - faktor yang mempengaruhi harga pembeli. Negal telah mendefinisikan 9 faktor yang mempengaruhi permintaan akan suatu produk yaitu :

1. Pengaruh  Nilai  Unik
Pembeli kurang peka terhadap harga jika produk tersebut lebih bersifat unik.

2. Pengaruh  Kesadaran atas  Produk  Pengganti
Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika mereka tidakmenyadari adanya produk pengganti.

3. Pengaruh  Perbandingan yang  Sulit
Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika mereka dapat dengan mudah membandingkan kualitas barang pengganti

4. Pengaruh  Pengeluaran  Total
Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika pengeluaran tersebut semakin rendah dibandingkan total pendapatan.

5. Pengaruh  Manfaat  Akhir
Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika pengeluaran tersbut semakin kecil dibandingkan biaya total produk akhirnya.

6. Pengaruh  Biaya yang dibagi
Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika sebagian biaya ditanggung pihak lain.

7. Pengaruh  Investasi  Tertanam
Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika produk tersebut digunakan bersama dengan aktiva yang telah dibeli sebelumnya.

8. Pengaruh   Kualitas  Harga
Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika produk tersebut dianggap memiliki kualitas.

9. Pengaruh   Persediaan
Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika mereka tidak dapat menyimpan produk tersebut.

B.    Biaya

      Biaya merupakan faktor penting dalam menentukan harga minimal yang harus ditetapkan agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Perasahaan ingin menetapkan harga yang dapat menutup biaya produksi, distribusi, dan penjualan produknya, termasuk pengembalian yang memadai atas usaha dan resikonya. Untuk dapat menetapkan harga dengan tepat, manajemen perlu untuk mengetahui bagaimana biaya bervariasi bila level produksinya berubah .

Biaya perusahaan ada 2 jenis yaitu :

1.    Biaya  Tetap adalah biaya - biaya yang tidak dipengaruhi oleh produksi atau penjualan. Perusahaan harus membayar tagihan bulanan untuk sewa, gaji karyawan, dan lainnya .

2.   Biaya  Variable adalah biaya yang tidak tetap dan akan berubah menurut level produksi. Biaya ini disebut biaya variabel karena biaya totalnya berabah sesuai dengan jumlah unit yang diproduksi .

C.    Persaingan

     Persaingan dalam suatu industri dapat dianalisis berdasarkan faktor-faktor seperti :

·        Jumlah  Perusahaan  Dalam  Industry
Bila hanya ada satu perusahaan dalam industri, maka secara teoritis perusahaan yang bersangkutan bebas menetapkan harganya seberapapun .

·        Ukuran Relatif  Setiap Perusahaan Dalam Industry
Bila perasahaan memiliki pangsa pasar yang besar, maka perusahaan yang bersangkutan dapat memegang inisiatif perubahan harganya .

·        Diferensiasi  Produk
Apabila perusahaari berpeluang melakukan diferensiasi dalam industrinya, maka perusahaan tersebut dapat mengendalikan aspek penetapan harganya, bahkan sekalipun perusahaein itu kecil dan banyak pesaing dalam industry .

·        Kemudahan  Untuk  Masuk (Ease ofentry) dalam  Industry
Jika suatu industri mudah untuk dimasuki, maka perusahaan yang sudah ada akan sulit mempengaruhi atau mengendalikan harga .

D.   Pelanggan

      Permintaan pelanggan didasarkan pada beberapa faktor yang saling terkait dan bahkan seringkali sulit memperkirakan hubungan antar faktor secara akurat .



Keputusan Tentang Harga

1).      STRATEGI  MENETAPKAN  HARGA  GLOBAL

: Strategi yang dipengaruhi oleh persaingan dan biaya dalam mengambil keputusan menyangkut harga .
Harga kompetitif hanya dapat ditentukan dengan meninjau tingkat harga produk pesaing dan produk pengganti di pasar sasaran .

Empat langkah yang menentukan harga dasar adalah :

Ø  Menetapkan elastisitas harga dari permintaan. Permintaan yang tidak  
       fleksibel memungkinkan harga yang lebih tinggi .
Ø  Buat perkiraan biaya tetap dan biaya variabel dari proses manufaktur  
       dengan volume penjualan yang diproyeksikan. Biaya adaptasi produk  
       harus diperhitungkan .
Ø  Tetapkan semua biaya yang berhubungan dengan program pemasaran .
Ø  Pilih harga yang memberikan marjin kontribusi paling tinggi .


Proses Penetapan Harga

Proses penetapan harga terdiri atas 9 tahap, yaitu :

v  Menentukan tujuan penetapan harga ,
v Memperkirakan permintaan untuk barang tersebut dan elastisitas harganya ,
v Mengantisipasi reaksi dalam persaingan ,
v Menentukan pangsa pasar yang dapat diharapkan ,
v Memilih strategi harga untuk mencapai pasar sasaran ,
v Mempertimbangkan kebijakan pemasaran perusahaan ,
v Memilih metode penghitungan harga ,
v Menetapkan tingkat harga , dan
v Menyesuaikan struktur harga terhadap variasi dalam permintaan dan biaya di masing-masing segmen pasar . 


Penetapan  Harga  Dalam  Kondisi  yang  Tidak  Pasti

Ada 3 cara yang paling utama dalam praktek penentuan harga marginal pada situasi ketidakpastian yaitu :

a).       Given Estimated Demand and Marginal Cost Curves .
b).       Given Estimated Price Elasticity and Marginal Cost .
c).       Given Estimates of Incremental Costs and Revenues .









Sumber :




Tugas Pemasaran Bab 6

DAUR HIDUP PRODUK



Peran Daur Hidup Produk Dalam Strategi Pemasaran

       Daur hidup produk dapat memberikan indikasi tentang perkembangan suatu produk yang dapat diterima oleh konsumen. Ukuran yang menunjukkan perkembangan tersebut adalah tingkat penjualan produk, di samping juga tingkat keuntungan. Daur hidup produk yang dapat dilalui oleh suatu produk secara normal meliputi 4 tahap,yaitu :

·        Tahap  Perkenalan
       Pada tahap ini, barang mulai dipasarkan dalam jumlah yang besar
walaupun volume penjualannya belum tinggi. Barang yang di jual umumnya barang baru (betul-betul baru) Karena masih berada pada tahap permulaan, biasanya ongkos yang dikeluarkan tinggi terutama biaya periklanan. Promosi yang dilakukan memang harus agfesif dan menitikberatkan pada merek penjual. Di samping itu distribusi barang tersebut masih terbatas dan laba yang diperoleh masih rendah .

·        Tahap  Pertumbuhan
            Dalam tahap pertumbuhan ini, penjualan dan laba akan meningkat dengan cepat. Karena permintaan sudah sangat meningkat dan masyarakat sudah mengenal barang bersangkutan, maka usaha promosi yang dilakukan oleh perusahaan tidak seagresif tahap sebelumnya. Di sini pesaing sudah mulai memasuki pasar sehingga persaingan menjadi lebih ketat. Cara lain yang dapat dilakukan untuk memperluas dan meningkatkan distribusinya adalah dengan menurunkan harga jualnya .

·        Tahap  Kedewasaan
             Pada tahap kedewasaan ini kita dapat melihat bahwa penjualan masih meningkat dan pada tahap berikutnya tetap. Dalam tahap ini, laba produsen maupun laba pengecer mulai turun. Persaingan harga menjadi sangat tajam sehingga perusahaan perlu memperkenalkan produknya dengan model yang baru. Pada tahap kedewasaan ini, usaha periklanan biasanya mulai ditingkatkan lagi untuk menghadapi persaingan .

·         Tahap  Penurunan
             Hampir semua jenis barang yang dihasilkan oleh perusahaan selalu mengalami kekunoan atau keusangan dan harus di ganti dengan barang yang baru. Dalam tahap ini, barang baru harus sudah dipasarkan untuk menggantikan barang lama yang sudah kuno. Meskipun jumlah pesaing sudah berkurang tetapi pengawasan biaya menjadi sangat penting karena permintaan sudah jauh menurun.Apabila barang yang lama tidak segera ditinggalkan tanpa mengganti dengan barang baru, maka perusahaan hanya dapat beroperasi pada pasar tertentu yang sangat terbatas .


Altematif-alternatif yang dapat dilakukan oleh manajemen pada saat penjualan menurun antara lain :

a).  Memperbarui barang (dalam arti fungsinya) .
b).  Meninjau kembali dan memperbaiki progrcm pemasaran serta program  
       produksinya agar lebih efisien .
c).  Menghilangkan ukuran, warna, dan model yang kurang baik .
d).  Menghilangkan sebagian jenis barang untuk mencapai laba optimum pada  
       barang yang sudah ada .
e).  Meninggalkan sama sekali barang tersebut .






Sumber :
http://massofa.wordpress.com/2008/01/25/peran-pemasaran-dalam-perusahaan-dan-masyarakat/ 


http://desiwajarningtias.blogspot.com/2011/12/daur-hidup-produk-peranan-daur-hidup.html


Tugas Pemasaran Bab 5


PENGELOLAAN PRODUK DAN PENGEMBANGAN PRODUK BARU


Arti Produk Bagi Konsumen

:  Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada suatu pasar untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan . Segala sesuatu yang termasuk ke dalamnya adalah barang berwujud, jasa, events, tempat, organisasi, ide atau pun kombinasi antara hal-hal yang baru saja disebutkan .


Konsep Tentang Barang dan Jasa Dalam Pemasaran

Konsep  Produksi
adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada proses produksi ( internal ) bahwa konsumen hanya akan membeli produk-produk yang murah. Dengan demikian fokus kegiatan  perusahaan yang harus dilakukan adalah efisien I biaya ( produksi dan distribusi) agar dapat menjal barang dengan murah kepada konsumen

Konsep  Produk
adalah anggapan pemasar bahwa konsumen lebih menghendaki produk-produk yang berkualitas atau berpenampilan baik. Dengan demikian tujuan bisnis perusahaan adalah pengendalian kualitas .

Konsep  Penjualan 
adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepadda tingkat penjualan ( internal ) bahwa konsumen perlu dipengaruhi agar penjualan dapat meningkat sehingga tercapai profit maksimum sebagai tujuan perusahaan. Dengan demikian fokus kegiatan perusahaan adalah usaha-usaha meningkatkan cara-cara penjualan dan kegiatan  promosi yang intensif agar mampu mempengaruhi, membujuk ( bahkan mungkin memaksa) Konsumen  untuk membeli sehingga penjualan dapat meningkat

Konsep  Pemasaran 
adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada pelanggan ( eksternal ) bahwa konsumen hanya akan bersedia membeli produk- produk yang mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan. Dengan demikian fokus kegiatan perusaan adalah berusaha memenuhi kepuasan pelanggan melalui pemahaman perilakukonsumen yang dijabarkan dalam kegiatan pemasaran yang memadukan kegiatan-kegiatan fungsional lain (misalnya kegiatan produksi keuangan pernalia dan sebagainya) .

Konsep pemasaran yang memasyarakat (sosial)
adalah anggapan pemasar bahwa konsumen hanya bersedia membeli produk-produk yang mampu memenuhi kebutuhan serta kesejahteraan lingkungan sosial konsumen. Tujuan kegiatan perusahaan adalah disamping berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat juga memperbaiki relasi antara produsen dan masyarakatuntuk peningkatan kesejahteraaannya .

Konsep  Pasar
adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada pelanggan dan pesaing-pesaing perusahaan (pesaing pasar) bahwa produsen perlu mempunyai keunggulan pasar yang bersaing (kompetitif) untuk dapat memenuhi dan memuaskan pelanggan. Fokus kegiatan perusahaan adalah disampingberusaha memahami perilaku konsumen dan juga berusaha memahami perilaku pesaing untuk dapat mengatasi persaingan .



Pendekatan - Pendekatan Untuk Menggolongkan Produk

Salah satu strategi untuk menentukan jadwal produksi adalah membuat penggolongan produk. Pada umumnya penggolongan produk dibagi 3, yaitu













*)  Fast        Moving






*)  Medium  Moving

*)  Slow  Moving


Penggolongan produk di atas mengacu pada tingkat pergerakan tiap produk yang dievaluasi pada kurun waktu tertentu, misalnya setiap 6 bulan sekali. Dengan evaluasi berkala itu maka kita akan tahu produk-produk apa saja yang frekuensi permintaannya tinggi dalam kurun waktu 6 bulan.
Misalnya rata-rata hasil produksi produk X dalam 6 bulan terakhir adalah 2.000 pcs, produk Y 500 pcs dan produk Z 50 pcs. Dari angka tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa produk X (fast), produk Y (medium) dan produk Z (slow).
Setelah penggolongan tersebut, maka langkah selanjutnya adalah mengurutkan ketersediaan stok ketiga produk tersebut di gudang in proses atau gudang finish good. Produk yang menjadi prioritas produksi adalah yang kuantitas stok dibawah buffer stok yang telah ditetapkan.
Namun demikian jika buffer stok produk x, y dan z sama-sama berada di bawah jumlah buffer yang ditetapkan, kita sebaiknya mendahulukan produk x karena produk tersebut termasuk fast moving .



Strategi Pemasaran Produk Konsumen dan Produk Industrial

5 konsep dasar pengembangan strategi pemasaran  :

1).      Segmentasi  Pasar
- Adapun syarat segmentasi pasar yang efektif :

*          Dapat Diukur ( measurability)
*          Dapat dimasuki ( accessibility)
*          Cukup besar ( substanstiality)
*          Dapat dibedakan ( differentiability)
*          Dapat ditindak-lanjuti ( actionability )

2).      Positioning  Pasar
- Memilih pola konsentrasi pasar khusus, yang member peluang maksimum untuk mencapai tujuan

*          Strategi concentratet Marketing
- Posisi kuat pada satu segmen
*          Strategi Differentiated Marketing
Posisi kuat pada beberapa segmen

3).      Strategi  Memasuki  Pasar
Metode menjangkau segmen pasar sasaran

*          Membeli Perusahaan lain yang sudah jalan
*          Berkembang sendiri
*          Kerjasama dengan perusahaan lain

4).      Strategi  Penentuan Waktu
Penentuan waktu yang tepat ( timing) untuk melaksanakan program pemasarannya sangat penting bagi perusahaan,tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.

5).      Strategi Bauran Pemasar
Bagaimana menetapkan bentuk penawaran pada segmen tertentu mencakup :

*          Kebijakan Produk
*          Kebijakan harga
*          Kebijakan distribusi
*          Kebijakan promosi



Pengertian  Produk  Baru

Produk  Baru merupakan barang dan jasa yang pada dasarnya berbeda dari yang telah dipasarkan sebelumnya oleh perusahaan .
Produk baru mencakup dari produk baru di dunia (new-to-the-world products) yang menciptakan pasar yang baru, pengembangan minor pada produk, maupun revisi pada produk yang ada (Kotler, 2009). Booz, Allen & Hamilton dalam Kotler (2000) mengidentifikasi bahwa terdapat enam kategori produk baru, yaitu :



           * Produk baru dengan penciptaan pasar yang baru (new to the world products),

           * Produk baru dengan pertama kali memasuki pasar yang sudah ada untuk produk semacam (new product lines),

           * Produk baru hasil modifikasi produk lama (additions to existing product lines),

           * Produk baru untuk menggantikan produk yang ada untuk meningkatkan kinerja dan nilai (improvements and revisions to existing products),

           * Produk yang ada yang ditargetkan untuk pasar baru atau segmen baru (repositionings),

           * Produk baru dengan harga lebih rendah (cost reductions).


Pengendalian Pengembangan Produk

Bauran produk adalah rangkaian semua produk dan unit produk yang ditawarkan suatu penjual tertentu pada pembeli .
Salah satu bentuk strategi yang dapat mendukung perkembangan perusahaan yaitu dengan melakukan pengembangan produk. Pengembangan produk sangat diperlukan, karena sifat konsumen cenderung ingin sesuatu yang baru serta adanya nilai lebih dari produk-produk sebelumnya. Kondisi tersebut mengharuskan perusahaan untuk berusaha memenuhi segala keinginan konsumen. Kenyataan tersebut dikarenakan konsumen merupakan kunci utama sasaran keberhasilan pemasaran. Untuk menguasai pasar, suatu perusahaan haruslah berusaha untuk memenuhi keinginan dan harapan konsumen .
Dalam melakukan pengembangan produk diharapkan perusahaan tetap mempertahankan atau memperhatikan tingkat kualitas produk. Hal tersebut dikarenakan kualitas atau mutu produk merupakan jaminan untuk diterima atau ditolak suatu produk oleh pasar dan harus didukung oleh penetapan harga jual yang mampu bersaing di pasar .





Sumber :